Pena Nusantara | Bondowoso -- Babinsa Koramil 0822/08 Grujugan Desa Kejawan, Serda Didit Yuhandoko, menunjukkan peran aktifnya dalam mendukung program ketahanan pangan di Desa Kejawan, Kecamatan Grujugan, dengan menghadiri kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Program Sekolah Lapang Pengelolaan Tanaman Terpadu. Kegiatan ini berlangsung pada Selasa, 18 Februari 2025, di Dusun Kenanga, Rt. 30 Rw. 05 Desa Kejawan. Monev ini bertpujuan untuk mengevaluasi penerapan pengelolaan tanaman yang lebih berkelanjutan dan ramah lingkungan oleh kelompok tani setempat, Selasa (18/2).
Sebagai bagian dari TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) dalam sektor pertanian, Serda Didit Yuhandoko aktif berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk memastikan kelancaran dan keberhasilan kegiatan. "Keberhasilan program ini sangat bergantung pada sinergi antara Babinsa, kelompok tani, dan instansi terkait. Kami berperan tidak hanya dalam keamanan, tetapi juga sebagai penghubung antara petani dengan pemerintah dan dinas pertanian," jelas Serda Didit.
Kegiatan Monev dihadiri oleh sejumlah pihak terkait, antara lain Koordinator BPP Congkrong Kecamatan Grujugan, Bapak Abdullah, Dinas Pertanian Kabupaten Bondowoso, Ibu Yani, PPL Kecamatan Grujugan, Bapak Herman, serta Kelompok Tani Karya Bhakti IV yang dipimpin oleh Bapak Erfan. Kolaborasi antara pihak-pihak ini bertujuan untuk memastikan bahwa pelatihan yang diterima oleh petani dapat diterapkan secara efektif dalam meningkatkan hasil pertanian dan mendukung ketahanan pangan desa.
Program Sekolah Lapang Pengelolaan Tanaman Terpadu mengajarkan teknik budidaya tanaman yang lebih efisien, ramah lingkungan, dan produktif. Dengan dukungan Babinsa dan pihak terkait lainnya, diharapkan para petani Desa Kejawan dapat memanfaatkan pengetahuan ini untuk meningkatkan hasil pertanian mereka, yang pada gilirannya akan berdampak positif bagi kesejahteraan masyarakat.
(Pendim 0822/Rudi)
0 Komentar